Friday, 27 April 2012

Pengujian Serat Semen

A.   JUDUL : SERAT SEMEN

B.   MACAM PENGUJIAN

1. Pengujian Visual
I.  Bahan               : 2 Asbes Semen ukuran 1 m2
II. Langkah Kerja :
1. Ambil Asbes  Semen yang mempunyai tepi potongan yang lurus ,rata dan tidak mengkerut .
2. Amati kedua lembaran semen dengan teliti.
3. Periksa bagian tepi potongan ,tebal suara jika disentuh ,permukaan lembaran dan bidang potong lembaran.
4. Pengujian dilakukan sebanyak 2 kali

2. Pengujian Ukuran Lembaran Serat Semen
I.   Bahan      : 2 Asbes Semen ukuran 1 m2
II.  Alat         : 1.Jangka Sorong
                         2.Meteran /Alat Ukur
III. Langkah Kerja :
1. Ambil Asbes Semen sebanyak 2 lembar.
2. Asbes Semen diletakan diatas meja /papan kayu  yang datar ,agar tepi-tepinya melekat pada papan kayu.
3. Lakukan pengukuran pada panjang ,lebar dan tebalnya.
4. Untuk pengukuran panjang dan lebar diukur dari tiga sisi meliputi kedua sisi tepinya dan sisi yang lain adalah pada bagian tengah.
5. Sedangkan untuk pengukuran tebal diambil dari keempat sisinya.
6. Pengujian dilakukan sebanyak 2 kali.

Selengkapnya silahkan download

Lembaran Asbes Semen Bergelombang Tidak Simetris


  1. Judul : Lembaran asbes semen bergelombang tidak simetris

  1. Jenis Pengujian
    1. Tampak Akhir
    2. Pengukuran Dimensi
a.       Tinggi dan Jarak
b.      Panjang dan lebar
c.       Tebal
d.      Kesikuan
    1. Persiapan benda uji
a.       Kedap air
b.      Bobot isi
c.       Berat jenis

  1. Bahan yang digunakan
Pengujian Visual : Asbes semen bergelombang tidak simetri utuh sebanyak 2 lembar.
Pengukuran dimensi panjang dan lebar : Asbes semen bergelombang tidak simetri utuh sebanyak 2 lembar.
Pengukuran dimensi tinggi dan jarak gelombang : Asbes semen bergelombang tidak simetri utuh sebanyak 2 lembar.
Pengukuran dimensi tebal dan kesikuan : Asbes semen bergelombang tidak simetri utuh  sebanyak 2 lembar.
Pengujian berat jenis : Asbes semen bergelombang tidak simetri dengan ukuran 10 x 5 cm sebanyak 2 lembar.
Pengujian kepadatan dan penyerapan air menggunakan bahan yang sama yaitu : Asbes semen dengan ukuran 20 x 10 cm sebanyak 1lembar.
Pengujian kedap air : Asbes semen dengan ukuran 40 x 30 cm.

 File selengkapnya silahkan download

Pengujian Genting Beton


A. JUDUL                                                       : Pengujian Genting Beton

B. MACAM PENGUJIAN                             :
1. Pengujian Ukuran pada Genting Beton
2.  Pengujian Visual pada Genting Beton
3. Pengujian Penyerapan Air pada Genting Beton

C. BAHAN YANG DIGUNAKAN                :
1. Pengujian Ukuran pada Genting Beton
1.1. Genting Beton berjumlah 10 buah
2.  Pengujian Visual pada Genting Beton
2.1. Genting Beton berjumlah 10 buah
3. Pengujian Penyerapan Air pada Genting Beton
3.1. Genting Beton berjumlah 10 buah
3.2. Air secukupnya

D. ALAT YANG DIGUNAKAN                    :
1. Pengujian Ukuran pada Genting Beton
1.1. Jangka sorong
1.2. Penggaris
1.3. Timbangan
2.  Pengujian Visual pada Genting Beton
2.1. Penggaris siku
2.2. Observasi/pengamatan
3. Pengujian Penyerapan Air pada Genting Beton
3.1. Timbangan dengan ketelitian 0,01 gram
3.2. Ember
3.3. Oven
3.4. Lap  


File selengkapnya silahkan download

Mekanika tanah


Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.

Mekanika tanah adalah bagian dari geoteknik yang merupakan salah satu cabang dari ilmu teknik sipil, dalam bahasa Inggris mekanika tanah berarti soil mechanics atau soil engineering dan Bodenmechanik dalam bahasa Jerman.
Istilah mekanika tanah diberikan oleh Karl von Terzaghi pada tahun 1925 melalui bukunya "Erdbaumechanik auf bodenphysikalicher Grundlage" (Mekanika Tanah berdasar pada Sifat-Sifat Dasar Fisik Tanah), yang membahas prinsip-prinsip dasar dari ilmu mekanika tanah modern, dan menjadi dasar studi-studi lanjutan ilmu ini, sehingga Terzaghi disebut sebagai "Bapak Mekanika Tanah".

 

MATERIAL PENYUSUN BETON BERTULANG

Penyusun Beton Beton merupakan campuran antara bahan agregat halus dan kasar dengan pasta semen (kadang-kadang juga ditambahkan admixtur...